Strongest Magic
Strongest Magic
Once upon a time, Zamar was an ugly witch. He is studying a magic book, a relic from his grandmother. He can already fly and use various magic spells.
He went to lern the strongest science. He had to look for it within himself. He studied with the ascetic in the jungle. The hermit said you have to kill one the childern in the village to get the magic you want.
Zamar went to the village to kill one of childern. But when he was about to kill her. He looks at himself in the mirror. Then he fell silent. He then went to meet the ascetic at that time. He said he couldnt kill anyone. He said maybe i am a magician, but i am not a murderer. Finally he know the strongest magic is kindness.
Moral message by the story is: Dont look at people by their appearance, but look at their hearts.
Indonesia:
Sihir terkuat
Suatu ketika, Zamar seorang penyihir buruk rupa. Dia sedang mempelajari kitab ajaib, peninggalan dari neneknya. Dia sudah bisa terbang dan menggunakan berbagai mantra sihir.
Dia ingin mempelajari ilmu yang paling kuat. Dia harus mencarinya di dalam dirinya sendiri. Dia belajar dengan petapa di hutan. Pertapa itu berkata kamu harus membunuh salah satu anak di desa untuk mendapatkan sihir yang kamu inginkan.
Zamar pergi ke desa untuk membunuh salah satu anak. Tetapi saat dia akan membunuhnya, dia melihat dirinya di cermin. Lalu dia terdiam. Dia lalu pergi untuk menemui petapa waktu itu. Dia mengatakan dia tidak mampu membunuh siapapun. Dia bilang mungkin aku seorang penyihir, tetapi aku bukan seorang pembunuh. Akhirnya dia tahu bahwa sihir terkuat adalah kebaikan hati.
Pesan moral dari cerita ini adalah: Jangan melihat orang dari penampilannya, tetapi lihat hatinya.
Komentar
Posting Komentar